Karama.id – Palu, Tim Asistensi dan Supervisi Asisten Operasi (Astamaops) Polri yang dipimpin Karojianstra Stamaops Polri, Brigjen Pol. Marsudianto, S.I.K., M.Si., melaksanakan kunjungan kerja ke Polresta Palu dalam rangka Asistensi dan Supervisi Layanan Polisi 110, Command Center, serta Perwira Samapta (Pamapta) Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT), Rabu (5/8/2026), di Aula Torabelo Polresta Palu.
Dalam kegiatan tersebut, Brigjen Pol. Marsudianto didampingi Karodalops Stamaops Polri Brigjen Pol. Benny Iskandar, S.I.K., M.Si. Rombongan disambut Kapolresta Palu Kombes Pol. Hari Rosena, para Pejabat Utama (PJU) Polresta Palu, serta para Kapolsek jajaran Kota Palu.

Dalam arahannya, Brigjen Pol. Marsudianto menegaskan bahwa Polri terus melakukan transformasi organisasi, tata kerja, dan sistem pelayanan publik guna meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat. Salah satu langkah strategis yang dilakukan adalah penguatan peran Perwira Samapta (Pamapta) pada SPKT sebagai garda terdepan pelayanan kepolisian di tingkat Polres.
“Melalui asistensi dan supervisi ini kami menyampaikan berbagai kebijakan yang telah ditetapkan Bapak Kapolri, mulai dari penguatan peran Pamapta, optimalisasi pelayanan SPKT, hingga supervisi terhadap layanan Polisi 110. Seluruhnya bertujuan meningkatkan kualitas pelayanan Polri kepada masyarakat,” ujar Brigjen Pol. Marsudianto.
Ia menjelaskan, Pamapta memiliki peran penting dalam pelaksanaan tugas pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat (Harkamtibmas), termasuk memimpin kegiatan pengaturan, penjagaan, pengawalan, patroli, serta tindakan preventif dan responsif dalam mengantisipasi berbagai gangguan kamtibmas.
Sementara itu, SPKT merupakan pintu utama pelayanan kepolisian di tingkat Polres yang memberikan pelayanan secara terpadu, cepat, mudah, transparan, dan akuntabel kepada masyarakat.
Karojianstra Stamaops Polri juga mengajak seluruh jajaran Polresta Palu untuk terus menyosialisasikan layanan Polisi 110 agar semakin dikenal masyarakat.
“Layanan Polisi 110 kini telah terintegrasi dengan Pamapta dan Command Center dalam satu sistem pelayanan. Layanan ini dapat diakses masyarakat selama 24 jam secara gratis tanpa dipungut biaya dan diharapkan mampu meningkatkan kecepatan respons terhadap setiap laporan masyarakat,” tegasnya.
Di akhir arahannya, Brigjen Pol. Marsudianto mengingatkan seluruh personel agar tetap berfokus pada tugas utama Polri sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat.
“Saya menitipkan pesan kepada seluruh personel agar tetap fokus menjaga harkamtibmas. Kehadiran Polri harus benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat melalui pelayanan yang profesional, humanis, dan responsif,” pesannya.
Sementara itu, Kabid Humas Polda Sulawesi Tengah, Kombes Pol. Achmad Muhaimin, mengatakan kegiatan asistensi dan supervisi tersebut merupakan bagian dari upaya berkelanjutan Polri untuk memastikan seluruh satuan kewilayahan mampu memberikan pelayanan publik sesuai standar yang telah ditetapkan.
“Melalui asistensi dan supervisi ini diharapkan seluruh personel semakin memahami implementasi kebijakan Polri, khususnya dalam penguatan layanan SPKT, Command Center, Pamapta, serta optimalisasi layanan Polisi 110 sehingga pelayanan kepada masyarakat semakin cepat, tepat, transparan, dan profesional,” ujarnya.
Ia berharap hasil supervisi tersebut menjadi motivasi bagi Polresta Palu dan seluruh jajaran Polda Sulawesi Tengah untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan publik serta memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap Polri.
“Dengan sinergi, evaluasi, dan pembenahan yang berkesinambungan, kami optimistis pelayanan kepolisian akan semakin modern, terintegrasi, dan semakin dekat dengan kebutuhan masyarakat,” pungkasnya. *














